Menjaga Loyalitas Karyawan

loyal

Maraknya fenomena kutu loncat tidak jarang merugikan dari sisi perusahaan. Baik segi biaya perekrutan maupun waktu yang dibutuhkan untuk mencari pengganti. Akan lebih efisien jika karyawan yang ada sebagai aset perusahaan dapat bertahan dan ‘dikelola’ dengan baik. Loyalitas karyawan merupakan suatu nilai yang tidak dapat diukur secara pasti. Gaji yang besar ataupun bonus lainnya ternyata tidak selalu bisa  mempertahankan loyalitas karyawan.

Ada beberapa cara yang lebih efektif untuk bisa membuat karyawan loyal dan mampu bekerja secara produktif, diantaranya adalah:

  • Berikan apresiasi terhadap hasil kerjanya

Apresiasi yang diminta tidak selalu berupa bonus ataupun insentif. Sebuah kata “selamat” atau “good job” sepertinya tidak akan menghabiskan dana perusahaan. Namun, ketika Anda mengatakan hal ini ke karyawan Anda, hal ini akan meningkatkan moral, menambah rasa percaya diri, serta membantunya untuk bekerja lebih bagus di kemudian hari. Maka dari itu, jangan ragu untuk mengucapkan selamat atau pujian, agar karyawan bersemangat. Mereka akan merasa bahwa pekerjaannya dilihat dan usahanya tidak sia-sia.

  • Libatkan pendapat mereka sebagai pertimbangan pengambilan keputusan

Apprenticeships-1024x583

Anda sebaiknya senantiasa melibatkan karyawan dalam mengambil suatu keputusan. Hal ini mungkin sudah sangat jarang terjadi saat ini karena banyak petinggi perusahaan yang menganggap bahwa peran dari karyawan adalah sebagai eksekutor teknis semata. Padahal, karyawan senang bila  ide serta pendapat yang dimiliki berharga dan berguna bagi kelangsungan perusahaan. Ketika ide ataupun pendapat dari karyawan diterima dan disetujui untuk dilaksanakan, ini bisa membangun loyalitas yang tinggi pada karyawan tersebut.

  • Pengembangan karier yang jelas

Dengan efektifnya program pengembangan karir karyawan di perusahaan, maka loyalitas kerja karyawan semakin tinggi (Mulyadi, 2016). Salah satu alasan kenapa karyawan ingin keluar adalah karena mereka tidak diberikan promosi jabatan secara rutin. Setiap orang ingin dipromosikan jabatannya tepat waktu. Bila promosi ini tidak tepat waktu, karyawan akan merasa bahwa mereka tidak mendapatkan keuntungan yang jadi hak mereka.

Perusahaan perlu memperhatikan beberapa hal sebelum melakukan promosi bagi karyawannya, di antaranya adalah melihat potensi sesungguhnya dari seorang karyawan. Jangan segan untuk meminta bantuan pihak ketiga sebagai ahli untuk melihat potensi karyawan agar dapat menjaga objektivitas penilaian.

Loyal-Employees-People

(by: Annisya Sekar, S.Psi)

Advertisements

Generasi Milenial, Generasi Kutu Loncat?

Dewasa ini, generasi milenial menjadi topik yang cukup hangat di kalangan masyarakat, mulai dari segi pendidikan, teknologi maupun moral dan budaya. Tapi sebenarnya, siapakah generasi milenial itu?  Milenial atau juga disebut dengan generasi Y, adalah sekelompok orang yang lahir setelah Generasi X dan lahir pada tahun 1980- 2000. William Strauss dan Neil Howe yang merupakan penulis, pada masa itu menggunakan istilah milenial dalam tulisannya secara luas. Selanjutnya mereka dianggap  sebagai pencetus penamaan Milenial ini. Saat ini milenial berarti adalah generasi muda yang berumur 17-37 tahun.

milenial 1

Continue reading

Tips Menghadapi Psikotes Kerja

Psikotes atau Tes Psikologi banyak digunakan sebagai salah satu alat bantu dalam proses rekrutmen karyawan di perusahaan. Hampir setiap pencari kerja di kota-kota besar di Indonesia pernah menjalani tes ini. Karenanya, psikotes sering menjadi momok bagi kalangan pencari kerja karena dianggap merupakan penyebab kegagalan mereka diterima di satu perusahaan.

Sangat banyak buku-buku yang membahas mengenai psikotes ini dijual secara bebas di toko buku. Isi dari buku-buku tersebut mencoba membahas soal-soal psikotes. Baik yang berupa tes kemampuan kecerdasan maupun juga bagaimana seharusnya menghadapi tes menggambar yang biasanya merupakan bagian dari psikotes. Selain membaca buku-buku tersebut, ada juga orang yang mencoba mencari kursus untuk mempelajari psikotes agar dapat lolos pada proses rekrutmen di perusahaan.

Sebenarnya, perlukah seseorang mempersiapkan diri sedemikian rupa untuk menghadapi psikotes ? Continue reading

Assessment Psikologi untuk Karyawan : Promosi dan Talent Pool

Promosi

Bagi seorang karyawan, promosi jabatan adalah hal yang sangat membanggakan. Promosi adalah menaikkan karyawan pada jenjang jabatan yang lebih tinggi dari yang sebelumnya. Namun, apakah karyawan tersebut layak untuk dipromosikan dan menjabat di posisi yang lebih tinggi? Apa yang mendasari karyawan tersebut pantas mendapatkan kenaikan jabatan dibandingkan dengan rekan-rekannya yang lain ? Continue reading