Pendidikan

 

ASSESSMENT UNTUK PENDIDIKAN

Tujuan : Dalam dunia pendidikan, assessment psikologi ini dibutuhkan bagi para siswa, orangtua dan guru untuk mengambil keputusan mengenai pemilihan jurusan dan pengembangan potensi diri para siswa tersebut.

Seleksi Masuk jenjang TK-SD
Metode assessment : psikotes bermain, observasi, wawancara orangtua

Isi laporan : psikogram, uraian, kelebihan dan kelemahan, serta rekomendasi diterima atau tidak.

Seleksi Masuk jenjang SMP-SMA
Metode assessment : psikotes tertulis

Isi laporan : psikogram, uraian, kelebihan dan kelemahan, serta rekomendasi diterima atau tidak.

Potential Review jenjang TK-SD (IQ, Emosi)
Metode assessment : psikotes bermain/tertulis, observasi

Isi laporan : psikogram, uraian, kelebihan dan kelemahan, saran pengembangan kapasitas belajar (kognitif dan sikap), saran pengembangan diri (emosi dan sosial), serta saran pola pengasuhan.

Psikotes TK
Psikotes TK

Potential Review jenjang SMP-SMA (IQ, Emosi, Bakat-Minat)
Metode assessment : psikotes tertulis

Isi laporan : psikogram, uraian, kelebihan dan kelemahan, saran pengembangan kapasitas belajar (kognitif dan sikap), saran pengembangan diri (emosi dan sosial), serta saran pengembangan karir (minat dan penjurusan).

IMG-20130915-00307
Psikotes penjurusan
IMG-20130929-00362
Feedback hasil tes penjurusan

PENGALAMAN LEMBAGA PENDIDIKAN PENGGUNA JASA ASSESSMENT

“Sangat baik untuk administratifnya, terkhusus ketika psikotes dilaksanakan. Bekerja secara profesional dan tepat waktu.” (Ms. Metta, Guru BK/Konselor SMP & SMA Ora et Labora BSD)

Nilai 10 (skala 0-10) untuk laporan yang mudah dipahami dan waktu penyerahan laporan. Para orang tua merasa puas, karena memiliki cukup waktu untuk dapat melakukan tanya jawab dari hasil yang telah didapatkan.” (Debby Verhoeven, Kepala sekolah TK Harvest Christian School)

“Nilai 10 (skala 0-10) untuk waktu penyerahan laporan. Memiliki tim dengan komitmen kerja yang baik. Psikolog yang sabar dan bersedia berkorban waktu di luar batas waktu yang disepakati. Kayross kompeten dalam menggali minat dan bakat siswa-siswa Wardaya”. (Anton, CEO Wardaya College)

tes-pendidikan

Kembali

Advertisements